Vespa I Love U

Vespa I Love U


KEREN DAN BEKEN

Karya “Keren dan Beken” ini diadopsi dari praktik fotografi populer yang lazim ditemui di Indonesia, dan mungkin selama ini dianggap sebagai “fotografi rendah”. Secara khusus, karya yang dipresentasikan dalam Biennale Yogyakarta VII 2003 “Countrybution” ini mengadopsi praktek foto(grafer) wisuda, atau sering juga disebut dengan istilah fotografer partikelir.

Dalam prakteknya, para fotografer wisuda memotret para wisudawan secara spekulatif atau acak, sebelum menjual seluruh hasil foto-fotonya dengan cara menggantung dipagar, menggelarnya dengan alas tikar, dan lain-lain. 

Ruang MES 56 mengadopsi metode ini untuk menginterpretasi tema “Countrybution” tersebut. Layaknya peristiwa wisuda yang dianggap penting, maka biennale juga merupakan peristiwa istimewa, khususnya bagi kalangan seni rupa, yang ditandai dengan acara pembukaan. Pada momen inilah, Ruang MES 56 akan memotret para tamu undangan yang hadir serta hasil dari foto-fotonya akan langsung digelar dan dijual pada malam hari yang sama, seperti foto-foto wisuda sebagaimana umumnya.

Bagi Ruang MES 56, metode kerja ini merupakan fungsi fotografi yang paling mendasar bagi masyarakat, dan bagaimana Ruang MES 56 menyikapi medium fotografi itu sendiri.